oleh

Horeee.. Akhirnya Kita Bebas Korona

Akhirnya bebas korona. Horee.. anak-anak berteriak gembira dan mulai bergegas masuk ke sekolah. Setelah hampir setahun korona menyerang, akhirnya pemerintah mengumumkan bahwa masyarakat sudah bisa beraktivitas seperti sebelumnya dan tidak perlu memakai masker. Selamat!

Keberhasilan melawan pandemi korona ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang sangat sigap dan konsisten sejak awal wabah ini menyerang. Pemerintah langsung membuat kebijakan lockdown saat wabah ini mulai berkembang di Wuhan, China dan mulai menyebar ke berbagai negara. Pilihan kebijakan lockdown ini berhasil menahan laju penyebaran korona di wilayah ini.

Saat itu, pemerintah tidak melakukan gembar-gembor mengejar pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, yang menjadi andalan wilayah ini. Pemerintah langsung melakukan upaya penyelamatan warganya dengan memprioritaskan pendekatan kesehatan dan pencegahan penyebaran korona. Pendekatan ini terbukti berhasil dan bisa menekan laju penularan korona sampai dinyatakan tidak ada kasus baru.

***

Itulah yang terjadi di Brisbane, ibukota negara bagian Queensland, Australia. Warga Kota Brisbane sudah bisa bebas beraktivitas sejak wilayah ini dinyatakan bebas korona pada 22 Januari 2021 lalu. “Mulai pukul 01.00 besok (Jumat, 22/1/2021), kami akan kembali menerapkan pembatasan yang paling rendah di negara ini. Hal ini berita yang begitu luar biasa untuk bisnis, berita yang sangat bagus untuk wisata dan yang sangat menggembirakan bagi warga Queensland,” kata Menteri Kesehatan negara bagian Yvette D’Ath seperti dikutip Indonesiainside.id.

Kondisi bebas korona ini dipertegas oleh tokoh masyarakat Indonesia yang tinggal di Brisbane, Australia, Romo Antonius Boediono. Dalam cuitannya di akun twitter @asboediono_id, ia mengatakan bahwa cucunya sudah bisa masuk sekolah.

Diantar mommy-nya sekolah, kalau yang ini Noni bulenya berganti wajah menjadi Indonesia #Mucil jar Banjar @asboediono #hening”, cuit Romo Boediono.

Membalas cuitan Romo Antonius Boediono, Yusdi Usman melalui akunnya @yusdiusman menyebutkan: “Keren abis noni cantik. Lebih keren lagi Kota Brisbane di Australia sudah selesai pandemi covid19. Anak2 sudah masuk sekolah. Selamat Romo @asboediono_id. Semoga Indonesia menyusul, meskipun masih ragu dgn cara pemerintah menangani pandemi ini.. hehe”.

Menanggapi cuitan Yusdi Usman, tokoh Katolik di Brisbane ini mengatakan bahwa keputusan dan sikap pemerintah Indonesia yang mengedepankan alasan ekonomi adalah keliru. Ini terjadi karena kultur politik Indonesia dan Australia berbeda.

Menurut Romo Boediono, untuk memutuskan penyebaran wabah penyakit seperti korona ini, harus dilakukan lockdown atau isolasi terbatas seperti di Brisbane, Australia ini.

Selamat untuk warga Brisbane!

(Foto depan: pikiran-rakyat.com)

Komentar

1 komentar

Komentar ditutup.